PENGUKURAN TAHANAN ISOLASI

Posted: 10 September 2012 in Uncategorized

PENGUKURAN TAHANAN ISOLASI

Mengetahui besarnya tahanan isolasi dari suatu peralatan listrik merupakan hal yang penting untuk menentukan apakah peralatan tersebut dapat dioperasikan dengan aman.

Secara umum jika akan mengoperasikan peralat-an tenaga listrik seperti generator, transformator dan motor, sebaiknya terlebih dahulu memeriksa tahanan isolasinya, tidak peduli apakah alat tsb baru atau lama tidak dipakai.

Untuk mengukur tahanan isolasi digunakan Megger (Mega Ohm Meter).

Isolasi yg dimaksud adalah isolasi antara bagian yang bertegangan dengan bertegangan maupun dengan bagian yang tidak bertegangan seperti body / ground.

Meger adalah alat untuk mengukur besarnya nilai tahanan isolasi.

Jenis megger adalah:

  1. Megger dengan engkol sbg pembangkit tegangan. Sumber tenaga pada megger jenis ini berasal dari generator pembangkit tenaga listrik yang ada dalam alat ukur ini dan untuk membangkitkannya poros megger harus diputar; dengan alat penunjukannya jarum
  2. Megger dengan sumber tenaga dari baterai dan alat penunjukkanya berupa jarum  juga.Salah satu contoh penggunaan dari alat ukur ini adalah untuk mengukur kemungkinan gangguan lain adalah terjadinya hubung singkat pada belitan antar phasa, antara phasa dengan bodi dan antar belitan pada phasa yang sama, Megger digunakan untuk mengukur tahanan isolasi instalasi tegangan menengah maupun tegangan rendah.
  • Untuk instalasi tegangan menengah digunakan Megger dengan batas ukur Mega sampai Giga Ohm dan tegangan alat ukur antara 5.000 sampai dengan 10.000 Volt arus searah.
  • Untuk instalasi tegangan rendah digunakan Megger dengan batas ukur sampai Mega Ohm dan tegangan alat ukur antara 500 sampai 1.000 Volt arus searah

Ketelitian hasil ukur dari Megger  ditentukan oleh cukup tidaknya tegangan generator / baterai yang dipasang pada alat ukur tsb.

Dewasa ini telah banyak pula Megger yang mengeluarkan tegangan tinggi, yang didapatkan dari baterai sebesar 8 – 12 volt (megger dengan sistem elektronis).

Megger dgn bateri umumnya membangkit kan tegangan tinggi yang jauh lebih stabil dibanding megger dengan generator yang diputar dengan tangan.

Prinsip pengukuran Megger sama dengan ohm meter, yaitu memberikan tegangan dari alat ukur ke isolasi peralatan, dan karena nilai resistance isolasi ini cukup tinggi maka diperlukan tegangan yang cukup tinggi pula agar arus dapat mengalir.Tegangan pengukuran yang digunakan tergantung pada tegangan kerja dari alat yang akan diukur.

Tegangan untuk mengetes isolasi dapat diubah2 tergantung pada kelas isolasi yang digunakan seperti:

Tegangan DC 500 Volt untuk mengukur   rangkaian tegangan rendah

Tegangan DC 1000 Volt s/d DC 5000 Volt   untuk mengukur rangkaian tegangan   sampai dengan 6000 Volt.Besar tegangan tersebut pada umumnya adalah  : 500, 1000, 2000 atau 5000 volt

Batas pengukuran dapat bervariasi antara 0,02 sampai 20 ohm dan 5  sampai 5000 ohm dll, sesuai dengan sumber tegangan dari megger tersebut.

Dengan demikian, maka sumber tegangan megger yang dipilih tidak hanya tergantung dari batas pengukur, akan tetapi juga terhadap tegangan kerja (system tegangan) dari peralatan ataupun instansi yang akan diuji isolasinya.

Ada pun untuk mengetahui standart harga minimal hasil pengukuran tahanan isolasi suatu peralatan dapat dihitung dengan menggunakan rumus pendekatan :

Dimana :

R          = Tahanan isolasi minimal.

U          = Tegangan kerja.

Q          = Tegangan Megger.

1000  =  Bilangan tetap.

2,5       =  Faktor Keamanan (apabila baru).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s